1. Apa yang dimaksud OSI Layer?
OSI layer merupakan model arsitektur untuk komunikasi interkomputer yang berfungsi untuk menjelaskan bagaimana informasi dari software aplikasi pada satu komputer berpindah melalui medium kemudian sampai akhirnya diterima kembali oleh software aplikasi komputer pada komputer yang kedua.

OSI layer terdiri dari 7 layer penting, yaitu:

· Application
Yang berfungsi untuk memberikan layanan ke jaringan komputer untuk aplikasi user dan mengadakan komunikasi dari program ke program. Lapisan ini merupakan yang paling dekat dengan user.

· Presentation
Lapisan ini bertanggung jawab untuk penampilan teks dan gambar yang berformat ASCII, EBCDIC,JPEG,MPEG, dan lain sebagainya.

· Session
Lapisan yang berfungsi untuk membuka atau menutup session antar aplikasi

· Transport
Bertanggung jawab atas keutuhan transmisi data

o Connection Orriented memiliki tiga langkah untuk pengiriman data ( mengadakan koneksi, Pengiriman data dan Pemutusan Koneksi)

Ciri-ciri :

1. Semua paket mendapat aknowledgment dari sender

2. paket yang tidak diterima / error di tengah jalan akan dikirm ulang

3. paket disusun kembali seperti pada waktu asal dikirim

di Lapisan ini terdapat Flow Control yang terdiri dari tiga jenis

1. Buffering data yang dikirim disimpan di memory jika receiver sibuk

2. Source Quence Message Penerima mengirimkan pesan agar pengirim memperlambat pengiriman data

3. Windowing pengiriman data berbasis Acknowledgment

o Connectionles Orriented connection yang tidak ditunjang oleh acknowledment ( misal port UDP )

· Network
Layer yang menyediakan topologi logika jaringan yang memungkinkan penggunaan IP,routing DSB

· Data Link
Berfungsi untuk mengatur topologi jaringan,error notofication dan flow control. Piranti yang bekerja di lapisan ini adalah misal switch dan bridge

· Physical
Merupakan layer untuk menentukan koneksi fisik jarigan seperti kabel,konektor, dan tipe interface

2. Apa yang dimaksud dengan jaringan komputer?
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

· Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk

· Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting

· Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Klasifikasi berdasarkan skala :

· Local Area Network (LAN)

· Metropolitant Area Network (MAN)

· Wide Area Network (WAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

· Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

· Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

Berdasarkan topologi jaringan : Berdasarkan [topologi jaringan], jaringan komputer dapat dibedakan atas:

· Topologi bus

· Topologi bintang

· Topologi cincin

3.Jelaskan mengenai ethernet!
Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.

Ethernet adalah interface yang merupakan sebuah card yang terhubung ke card lain ke ethernet hubungan dan kabel UTP atau hanya menggunakan sebuah kabel BNC yang diterminasi ujungnya.

Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.

Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.

Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16.


4.Jelaskan mengenai IP Address!

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.

IP address tidak merujuk pada sebuah komputer tetapi ke sebuah interface. IP address merupakan sebuah bilangan biner 32 bit yang dipisahkan oleh tanda pemisah berupa titik setiap 8 bitnya. Tiap 8 bit ini disebut sebagai oltet. IP address sering ditulis sebagai 4 bilangan desimal untuk memudahkan pembacaan yang masing-masing dipisahkan oleh sebuah titilk. Setiap bilangan desimal tersebut merupakan nilai dari satu oktet (8 bit) IP address.

Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:

· IP versi 4 (IPv4)

· IP versi 6 (IPv6)

Perbandingan Alamat IPv6 dan IPv4

Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.

Kriteria

Alamat IP versi 4

Alamat IP versi 6

Panjang alamat

32 bit

128 bit

Jumlah total host (teoritis)

232=±4 miliar host

2128

Menggunakan kelas alamat

Ya, kelas A, B, C, D, dan E.
Belakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah tidak relevan dengan perkembangan jaringan Internet yang pesat.

Tidak

Alamat multicast

Kelas D, yaitu 224.0.0.0/4

Alamat multicast IPv6, yaitu FF00:/8

Alamat broadcast

Ada

Tidak ada

Alamat yang belum ditentukan

0.0.0.0

::

Alamat loopback

127.0.0.1

::1

Alamat IP publik

Alamat IP publik IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet (IANA)

Alamat IPv6 unicast global

Alamat IP pribadi

Alamat IP pribadi IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet

Alamat IPv6 unicast site-local (FEC0::/48)

Konfigurasi alamat otomatis

Ya (APIPA)

Alamat IPv6 unicast link-local (FE80::/64)

Representasi tekstual

Dotted decimal format notation

Colon hexadecimal format notation

Fungsi Prefiks

Subnet mask atau panjang prefiks

Panjang prefiks

Resolusi alamat DNS

A Resource Record (Single A)

AAAA Resource Record (Quad A

5. Jelaskan yang dimaksud ARP!

Address Resolution Protocol disingkat ARP adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). ARP didefinisikan di dalam RFC 826.

Ketika sebuah aplikasi yang mendukung teknologi protokol jaringan TCP/IP mencoba untuk mengakses sebuah host TCP/IP dengan menggunakan alamat IP, maka alamat IP yang dimiliki oleh host yang dituju harus diterjemahkan terlebih dahulu ke dalam MAC Address agar frame-frame data dapat diteruskan ke tujuan dan diletakkan di atas media transmisi (kabel, radio, atau cahaya), setelah diproses terlebih dahulu oleh Network Interface Card (NIC). Hal ini dikarenakan NIC beroperasi dalam lapisan fisik dan lapisan data-link pada tujuh lapis model referensi OSI dan menggunakan alamat fisik daripada menggunakan alamat logis (seperti halnya alamat IP atau nama NetBIOS) untuk melakukan komunikasi data dalam jaringan.

ARP akan melakukan broadcast terhadap sebuah ARP Request Packet yang berisi seolah-olah “Siapa yang memiliki alamat IP www.xxx.yyy.zzz??”. Broadcast ini akan melakukan request terhadap MAC address dari komputer yang dituju. Host tujuan kemudian merespons dengan menggunakan ARP Reply Packet yang mengandung alamat MAC yang dimilikinya. Host yang melakukan request selanjutnya menyimpan pemetaan alamat IP ke dalam MAC Address di dalam Local ARP Cache secara sementara, siapa tahu nantinya akan diakses lagi di lain waktu.

Jika memang alamat yang dituju berada di luar jaringan lokal, maka ARP akan mencoba untuk mendapatkan MAC address dari antarmuka router lokal yang menghubungkan jaringan lokal ke luar jaringan (di mana komputer yang dituju berada).


Post a Comment

*
*