Sungguh! Aku tak benci.
Payung ini hanya agar aku tak benar-benar basah.
Kenyataannya, aku tak bisa benar-benar menghindarinya.

Sungguh! Aku tak benci.
Hanya kadang batukku tak bisa diajak dikompromi.

Sungguh! Aku tak benci.
Hanya kadang cucianku lebih sering tertumpuk menunggu dikeringkan.

Aku tak mengeluh. Sungguh!

Kini, molekul-molekul air itu sedang bersenandung diluar.
Bukan karena mengolokku yang tak berani menghampirinya. Bukan! Aku yakin bukan!

Ah, sudahlah kau tak perlu mengadudombakan lagi aku dengannya! Cukup!

Aku yakin tiap senandungnya mengutarakan pujian kepada Yang Menciptanya.

Pujian tentang betapa hebat Yang Menciptanya.
Karena ciptaanNya petani kini tersenyum setelah melewati kekeringan yang panjang, bukan?
Karena ciptaanNya persediaan air di tanah menjadi bertambah, bukan?
Karena ciptaanNya penjaja payung di pertokoan mendapat rezeki, bukan?
dan karena ciptaanNya kita berada dalam peraduan panjang tentang manfaat atau tidaknya ia, bukan?

Lalu kau mengaggapku mengeluh tentang kerusakan yang terjadi olehnya?

Ahh, sudahlah…

Kerusakan yang ada di depan kita itu karena ulah kita sendiri.

Bukan salahnya, kita yang salah!

Sudahlah, aku tak benci hujan.

Sungguh!

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).(QS Ar-Rum [30]: 41)”

6 Comments

  1. wow

  2. pintar bikin puisi ya mbak…

  3. to eko:
    hehe gak mas, masih belajar ini juga..
    makasih ya dah mau mampir..^^

  4. yah,.. manusia lagi,..

    blajar bikin puisi dimana euy?
    ikutan dunk,..
    :-)

    luq,
    http://nurhattaluqmansidiq.wordpress.com

  5. huuh, manusia tea atuh…^^

    hmm dimana-mana mas? yakin mau ikut?
    eh makasih dah mau mampir yaa…^^

    • ritinov
    • Posted December 10, 2008 at 3:04 pm
    • Permalink

    pinter bgt nyambungin dari ‘keluhan’ pribadi ke masalah petani smpai masalah kerusakan di dunia ini…
    SALUT!!!


Post a Comment

*
*