Tag Archives: poetry

Sungguh! Aku tak benci.
Payung ini hanya agar aku tak benar-benar basah.
Kenyataannya, aku tak bisa benar-benar menghindarinya.

Sungguh! Aku tak benci.
Hanya kadang batukku tak bisa diajak dikompromi.

Sungguh! Aku tak benci.
Hanya kadang cucianku lebih sering tertumpuk menunggu dikeringkan.

Aku tak mengeluh. Sungguh!

Read More »

Ada kamu disitu.

Membawa sesuatu.

Bunga mawar kesukaanku.

Ah, pasti untukku.

Aku senyum-senyum malu.

Eh, tapi koq kau malah lalu?

Uhhh sebelnya aku.

heuheueheue…

syndromegakbisabobo ^^v